1. Ratu Wilhelmina (1901) menyatakan : Negeri Belanda mempunyai kewajiban untuk mengusahakan kemakmuran dari penduduk Hindia Belanda.
2. ELS = Europese Lagere School
3. Volkschool = Rajatschool = belajar selama 3 tahun untuk bumi putera kalangan bawah
4. Vervolgschool = sekolah lanjutan = selama 2 tahun untuk bumi putera kalangan bawah
5. HIS = Hollands Inslansche School = selama 7 tahun = SD untuk bumi putera kalangan menenga
6. MULO = Meer Uitgebreid Onderwijs = untuk bumi putera kalangan menengah
7. AMS = Algemeene Middelbare School = SMU untuk bumi putera kalangan menengah
8. HBS = Hogere Burgereschool = selama 5 tahun untuk bumi putera kalangan atas
9. Rechts Hoge School = sekolah hukum
10. Technische Hoge school = sekolah teknik
11. School tot Opleiding van Inlandshe Aarten = sekolah kedokteran
12. INS (Indonesische Nederlandsche School didirikan oleh Mohamad Syafei pada tahun 1926, menyiapakan para pemuda mengabdi bagi kepentingan bangsa Indonesia; menanamkan semangat kerja dan kemandirian
13. Ksatrian School didirikan oleh EFE Douwes Dekker untuk menumbuhkan rasa kebanggaan dan percaya diri seb agai manusia merdeka
14. Baron Van Hoevel (anggota parlemen Belanda) dari golongan liberal dan humanis
15. Edward Douwes Dekker (Multatuli) mengarang buku Max Havelar menceritakan penderitaan bangsa Indonesia
16. Dr. Abraham Kuyper (1880) ,menerbitkan ons program dalam majalah De Gids menuntut pemerintah Belanda agar bertanggung jawab dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia
17. Conrad Theodore van Deventer menulis "Debt of Honour" (hutang kehormatan) menuntut pemerintah Belanda agar membayar semua keuntungan dan kemakmuran yang diperolehnya dari rakyat Indonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar